Membangun Serta mewujudkan Tuban Sejahtera, Berkeadilan, Berbudaya, Berdaya Saing dan Berbasis Lingkungan Melalui "Mbangun Deso Noto Kutho"

Artikel

Kabupaten Tuban Terapkan Sistem Anjungan Pelayanan Mandiri, Untuk Apa ?

20 Desember 2022 12:36:23  Desa Digital  9 Kali Dibaca  Berita Desa

Tubankab - Guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Pemkab Tuban melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tuban mengembangkan Sistem Anjungan Pelayanan Mandiri (APM).

Kabid Pemberdayaan dan Pengembangan TIK Diskominfo Tuban Agus Heru Purnomo saat dikonfirmasi menjelaskan, Sistem APM merupakan sebuah alat yang ditanam sistem untuk membuat surat pengantar warga secara mandiri, dan pengoperasiannya layaknya mesin anjungan tunai mandiri (ATM).

“Masyarakat Tuban yang akan mengurus surat pengantar cukup mendatangi mesin APM yang ada di kantor desa/kelurahan,’’ ujar Agus, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (04/01).

Untuk bisa menggunakan mesin ini, lanjut Agus, warga harus mendaftarkan e-KTP dan nomor telepon seluler di admin untuk mendapatkan PIN. “Proses ini hanya dilakukan sekali. Selanjutnya untuk pengurusan surat pengantar apapun cukup mendatangi mesin APM,’’ jelasnya.

Lebih jauh Agus menjelaskan, sistem pelayanan untuk masyarakat ini datanya terintegrasi dengan Sistem Administrasi Kependudukan (SIAK) Disdukcapil Tuban. Masyarakat yang akan mengurus surat pengantar tinggal menempelkan e-KTP di NFC reader (pembaca data e-KTP) yang ada di mesin APM.

“Selanjutnya memilih jenis surat yang dibutuhkan. Untuk melacak keberadaan surat dan mendapatkan kode cetak, pemohon akan mendapatkan SMS dari sistem,’’ terangnya.

Menurut Agus, surat layanan yang dihasilkan dari mesin APM ini sah secara hukum karena telah menggunakan tanda tangan elektronik (TTE) pejabat yang berwenang berdasarkan peraturan UU ITE No. 11 Tahun 2018 dan Perbup Tuban No. 21 Tahun 2011.

Namun, ujar Agus, APM ini beda dengan daerah. Surat yang keluar dari mesin APM Tuban telah menggunakan Tanda Tangan elektronik.

“APM Tuban telah menggunakan tanda tangan elektronik dan sudah terdaftar di Balai Sertifikasi Elektronik (BSRE),” cetusnya.

Ia menambahkan, surat yang dihasilkan APM bisa dicek keasliannya dengan mengakses aplikasi Tuban Smart City. “Surat yang dihasilkan APM bisa dipindai dengan aplikasi Tuban Smart City, jadi masyarakat bisa memastikan keaslian surat,” imbuhnya.

Tahun 2020 mesin APM telah diterapkan di Desa Socorejo, Kecamatan Jenu, dan Tahun 2021 akan diterapkan di 70-an desa di Kabupaten Tuban. (widyi utomo/hei)

Tuban Smart City
20 Desember 2022 12:43:36
Maju terus desa di Kabupaten Tuban

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
E-mail
Isi Pesan
  CAPTCHA Image  
 

 Aparatur Desa

Back Next

 Arsip Artikel

20 Desember 2022 | 9 Kali
Desa Digital
20 Desember 2022 | 9 Kali
Kabupaten Tuban Terapkan Sistem Anjungan Pelayanan Mandiri, Untuk Apa ?
17 Oktober 2022 | 7 Kali
DKISP Tuban Gelar Bimtek Pengelolaan Website Desa, Ini Tujuannya
25 Februari 2022 | 38 Kali
Diskominfo Sosialisasikan Web Desa, Ini Tujuannya
26 Agustus 2016 | 57 Kali
Sejarah Desa
26 Agustus 2016 | 39 Kali
Wilayah Desa
24 Agustus 2016 | 15 Kali
Data Desa
22 April 2014 | 65 Kali
Pengaduan
29 Juli 2013 | 63 Kali
Profil Masyarakat Desa
26 Agustus 2016 | 57 Kali
Sejarah Desa
29 Juli 2013 | 48 Kali
Profil Desa
24 Agustus 2016 | 46 Kali
Pemerintah Desa
29 Juli 2013 | 42 Kali
Badan Permusyawaratan Desa
30 April 2014 | 41 Kali
LinMas

 Agenda

 Sinergi Program

 Komentar

 Statistik Pengunjung

  • Hari ini:103
    Kemarin:85
    Total Pengunjung:5.038
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:3.237.29.69
    Browser:Tidak ditemukan